“ Selamat datang tuan-tuan !” Ucap seorang wanita yang berusia 30 tahunan isi sembari membungkuk kepada majikannya .
“ Siapkan saya air hangat ! Saya ingin mandi ! SEKARANG !” Perintah salah seorang dari majikannya tadi .
“ Kalian berdua ! Siapkan air hangat untuk tuan Alvin mandi !” Perintah wanita itu pada para anak buahnya .
“ Siapkan papan skate saya !” Perintah salah seorang lagi .
“ Hey , kalian ! Siapkan papan skateboard yang baru untuk tuan Gabriel !” Perintahnya lagi .
“ Bersihkan lapangan basket ! 15 menit lagi saya ingin main !” Pinta salah satunya lagi dari majikan tadi .
“ Bersihkan lapangan basket untuk tuan Cakka . Sekarang !!” Perintah si wanita
Tak lama , salah seorang dari mereka berdiri .
“ Jangan ganggu gue ! Gue mau istirahat .” Pintanya kemudian melangkahkan kakinya naik kelantai atas menuju kamarnya .
“ Bi , kembali kepekerjaan mu !” Perintah seorang dari mereka . Wanita itu mengangguk dan memundurkan langkahnya kemudian kembali ke dapur untuk mengontrol anak buahnya .
»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»
“ Jangan paksa gue !” Tentang seorang wanita cantik kepada kakaknya .
“ Bukannya mau memaksa kamu sayang , tapi ini sudah keputusan papa . Dan kita nggak mungkin bisa menentang itu semua .” Ujar sang kakak .
“ Kalo loe mau , loe aja deh ! Gue nggak mau !” Tolaknya sekali lagi .
“ Loe udah gila ? Yang disuruh itu loe , bukan gue ! Besok jam 9 pagi pesawat akan berangkat ke Indonesia . Kita akan naik pesawat pribadi papa . Gue cuman akan nganterin loe sampai bandara . Di Indonesia nanti ada yang akan ngejemput loe ! Dan jangan mencoba kabur kalau loe nggak mau celaka !” Ancam sang kakak kemudian meninggalkan kamar si wanita tadi .
“ Aaaarrrggghhh !” Erang sang wanita di kamar .
»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»
“ Udah berapa kali mama bilang ! Jadilah wanita yang baik . Yang anggun dan sopan !” Hardik seorang ibu pada anaknya .
“ Peduli apa mama sama aku ?” Tanya sang anak nyolot .
“ Jaga ucapanmu ! Mama tidak mengajarkan kamu berbicara begini pada orang tua .” Ujar sang mama .
“ Emang apa yang pernah mama ajarin sama aku ? Yang ada hanyalah perkelahian antara mama sama papa !” Ujar sang anak kemudian meninggalkan mamanya sendiri .
“ Maafkan mama sayang , maafkan mama dan papa !” Ujar sang mama .
Sementara sang anak berlari kearah kamarnya dan menutupnya kencang .
»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»
“ Bibi ......” Panggil seorang wanita di depan pintu . Sang pembantu yang merasa di panggil langsung datang dengan ngos-ngosan .
“ Ada apa non ?”
“ Tolong ambilin semua barang-barang belanjaan aku . Kemudian bawa ke kamar !” Perintah sang wanita .
“ Baik , non !”
“ Tunggu ! Siapin juga jus jeruk , salad , kentang goreng , pizza dan ...........”
“ Dan tolong hentikan kebawelan anda nona !” Sambung seseorang dari arah belakang sang wanita .
“ Mama .......”
“ Bi , bawa barang-barang dia ke kamar . Makanan biar saya yang buat !” Ujar sang mama si wanita .
” Mama kapan pulang ?” Tanya sang wanita sambil memeluk mamanya .
“ Baru aja ! Sekarang kamu ke kamar gih , mandi , baru makan !” Perintah sang mama . Si wanita tersenyum kemudian mengangguk dan meninggalkan mamanya .
»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»
“ Maa ...”
“ Ya sayang , kenapa ?”
“ Mama ngapain ?”
“ Mama lagi bikin gorengan , buat di jual nanti .“
“ Nanti biar aku yang jual ya ma ....”
“ Yakin kamu mau jual ini semua ?” Tanya sang mama .
“ Iya , ma . Biar aku yang jual semua . Mama tenang aja . Sekarang aku mau mandi dulu .” Ujar sang anak .
“ Ya sudah . Mama juga mau nyiapin gorengannya dulu .
»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»
Tidak ada komentar:
Posting Komentar