Minggu, 01 Januari 2012

Ketemu Cinta di Asrama *part 12

»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»

” Via , vi ” panggil Alvin di ruang kostum .

” Nyari siapa , Vin ?” Tanya Nova yang kebetulan sedang disana dengan Lintar

” Nyari Sivia , loe liat dia nggak ?” Tanya Alvin

” Tadi dia ada disini , tapi nggak tau sekarang dimana ” jawab Nova .

Alvin mengedarkan pandangan matanya dan berhenti tepat dimana Lintar berada .

” Lin , ngapain loe disitu ?” Tanya Alvin

” ................... ”

” Lin , kalo di ajak ngomong jawab dong !”

” Percuma loe ngajak dia ngomong , dia lagi latihan ”

” Latihan apaan ?” Tanya Alvin heran .

” Latihan mogok ngomong ”

Gubrak !!
Alvin hanya geleng-geleng melihat Lintar .
Ia kemudian keluar dan mencari-cari dimana Sivia berada .

»»»»»

Beri aku waktu untuk bisa .
Membuatmu tertawa .
Jauh jauh jauh dari .
Jauh dari masalah .
Beri aku waktu untuk bisa .
Membuatmu bahagia .
Jauh jauh jauh dari .
Jauh dari derita .
Ku kan selalu menemanimu .
Ku kan selalu menemanimu .
Ku kan selalu ada untukmu .
Ooh .
Andai ku dihatimu .
Andai ku dipelukmu .
Andaikan kau menjadi milikku .
Andai ku dihatimu .
Andai ku di dekapmu .
Andaikan kau menjadi milikku .
( Alexa - Andai )

Sivia bernyanyi dengan tenang selama berada di halaman belakang .
Ia terlalu asyik bernyanyi sehingga tak menyadari kalau ada Alvin yang memperhatikannya .

” Sivia !” Panggil Alvin mengagetkan Sivia .

” Kak Alvin ?” Kaget Sivia

” Ngapain masih disini ?” Tanya Alvin pada Sivia .

” Nggap apa-apa kak , lagi nenangin diri ”

” Grogi ya loe ?” Tanya Alvin . Sivia mengangguk .

” Udah , tenang aja . Kan ada gue .” Ujar Alvin .

” Kak , sebenernya ...”

” Apaan ?”

” Sebenernya , sivia su....”

” Alvin !!” Tiba-tiba seseorang memanggil Alvin . Alvin dan Sivia pun menoleh kearah sumber suara tersebut .

” Zevana ?”

” Alvin ....” Zevana berlari kearah Alvin dan memeluk Alvin .

” Alvin , apa kabar ? Sumpah , gue kangen banget sama loe !” Ujar Zevana lalu melepaskan pelukannya .

” Gue , gue baik-baik aja Ze . Loe kenapa bisa ada disini ?” Tanya Alvin .

” Sekolah gue di undang dalam acara sekolah loe , gue seneng banget !”

” Oh , gitu . Oya , Ze , kenalin , ini temen gue , Sivia .” Ujar Alvin mengenalkan Sivia pada Zevana .

” Sivia ”

” Zevana ”

” Oya , kak Alvin . Gue duluan , mau siap-siap dulu buat entar . Daaahh ” sivia memilih pergi duluan karena dia merasa panas berada disana .

»»»»»

” Kak Alvin mana sih ? Dari tadi di tungguin belum muncul-muncul.” Gerutu Sivia . Sivia sudah siap dengan memakai dres biru polos .

” Sabar , Vi . Kan bukan giliran pertama juga loe tampil .” Ujar Ify .

” Oya , kak Rio . Gue mau nanya .” Ujar Sivia .

” Apaan ?” Tanya Rio . Memang Ify dan Rio sekarang berada bersama Sivia , karena mereka sudah tampil .

” Zevana itu siapa ?” Tanya Sivia . Rio kaget , dia menatap sivia .

” Zevana ? Loe kenal dia ?” Tanya Rio .

” Tadi waktu gue di halaman belakang sama kak Alvin , ada cewek nyamperin kita . Dan namanya itu Zevana kalo nggak salah .”

” Huh ! Ngapain lagi sih cewek itu nongol .”Batin Rio .

” Kak , kak Rio ..” Ify mengibaskan tangannya di depan wajah Rio .

” Eh , iyaa . Kenapa ?” Tanya Rio .

” Zevana itu siapa ? Sivia pengen tau kak .” Ujar Ify .

” Zevana itu mantannya Alvin waktu masih SMP . Mereka putus karena Alvin pindah kesini .” Ujar Rio .

” Jadi dia mantan kak Alvin ?” Tanya Sivia . Rio mengangguk .

” Emang kenapa , Via ? Loe cemburu yaa ?” Selidik Ify .

” Iya , gue cemburu ! Cemburu banget ! Gue suka kak Alvin :(” ujar Sivia tanpa tau Alvin berdiri dibelakangnya .

” Sesuka apa loe sama dia ?” Tanya Rio .

” Pokoknya gue suka dia , nggak tau kenapa tiap dekat dia gue ngerasa tenang .” Aku Sivia .

” Tembak aja noh kak Alvinnya habis manggung , ntar keburu di ambil sama Zevana loh .” Ujar Ify .

” Iiihh , gengsi !” Tolak Sivia .

” Ehm ...” Dehem Alvin .

” Apaan sih ?” Sivia memutar badannya dan mendapati Alvin yang tengah tersenyum manis padanya . Sivia melihat ke belakang dan ternyata Rio dengan Ify sudah kabur .

” Jadi ada yang diam-diam suka sama gue dong yaa .” Goda Alvin . Sivia tak bisa menjawab . Pipinya merah merona .

” Nggak usah sungkan ! Hebatkan , pesona seorang Alvin Jonathan Sindhunata memang kuat .” Ujar Alvin PEDE .

” Ih , pede banget lo kak .”

” Emang bener kok . Buktinya loe suka sama gue .” Ujar Alvin santai .

” Iiiih , kak Alvin jahat .”

” Loh ? Kok gue yang jahat sih ?”

” Udah ah , sekarang giliran kita yang tampil ! Ayookk !” Sivia menarik tangan Alvin untuk naik keatas pentas .

»»»»»

> Alvin <
Ingin sungguh aku bicara .
Satu kali saja .
Sebagai ungkapan kata .
Perasaanku padamu .

( Alvin menatap Sivia dan menggenggam tangan Sivia )

> Sivia <
Telah cukup lama kudiam .
Didalam keheningan ini .
Ku bekukan dibibirku .
Tak berdayanya tubuhku .

( Sivia tersenyum manis pada Alvin )

> Sivia <
Dan ternyata Cinta .

> Alvin dan Sivia <
Yang menguatkan aku .

> Alvin <
Dan ternyata cinta .

> Sivia dan Alvin <
Kau yang sungguh selalu setia .
Menemani kesepianku .
Menjaga lelap tidurku .
Membasuhku setulusnya .
Merekahnya fajar di hatiku .
Menghangatku luruhku .
Dan resapkan keharuman .
Engkau yang mencintaiku .

> Alvin <
Dan ternyata cinta .

> Sivia <
Yang menguatkan aku .

> Sivia dan Alvin <
Dan ternyata cinta .
Tulus mendekap jiwaku .

#jreng #jreng

»»»»»

” Huuaaaah , gimana penampilan gue sama kak Alvin ?” Tanya Sivia pada RiFy .

” Keren , bagus banget ” puji Ify .

” Makasih yaa ” ujar Sivia .

” Ikut gue !” Tiba-tiba Alvin menarik tangan Sivia dan membawanya menuju taman sekolah .

” Alvin mau bawa dia kemana ya ?” Tanya Rio pada Ify .

” Nggak tau , bodo amat ! Yang penting loe tetep deket gue ” ujar Ify .

” Rioo ..” Suara perempuan memanggil Rio dan berjalan kearah Rio dan Ify .

” Loh ? Zevana ?”

” Iya , ini gue , Zeze .” Ujar Zevana .

” Kenapa , Ze ?” Tanya Rio dengan nada malas-malasan .

” Loe liat Alvin nggak ?”

” Nggak tau ! Udah ya Ze , gue mau jalan . Ayo , Fy !” Rio bersikap cuek pada Zevana dan mengajak Ify pergi menjauh .

” Iiiiihh , Rio nyebelin ” ujar zevana .

»»»»»

” Aduuuuh , kakak mau ngajak aku kemana .” Ujar Sivia .

” Gue mau nanya sama loe !” Ujar Alvin .

” Apa ?” Tanya Sivia

” Beneran loe suka sama gue ?” Tanya Alvin .

” Hah ? Kok , kok nanya itu sih .” Gugup Sivia .

” Jujur aja deh !” Paksa Alvin .

” Iyaa , nggak boleh ?” Jutek Sivia .

” Boleh sih , gue akuin , gue juga agak suka sama loe !” Ujar Alvin .

” Hah ? Yang bener kak ?” Tanya Sivia .

” Iya .” Jawab Alvin .

” Gue mau loe buat gue jatuh cinta sepenuhnya sama loe !” Lanjut Alvin .

” Maksud kakak ?” Tanya Sivia tak mengerti .

” Gue masih punya sedikit rasa sama mantan gue , dan gue mau , loe bisa ngehapus dia dari memori ingatan gue .” Ujar Alvin .

” Gue berani ! Gue yakin , gue bakalan bisa buat loe cinta sepenuhnya sama gue !” Semangat Sivia .

” Okee , gue percaya ! Mulai sekarang kita pacaran ya :) ” ujar Alvin yang membuat Sivia cengo .

” Kakak serius ?”

” Nggak , becanda !” Kesal alvin .

” Yeeee , gue janji , loe pasti bakalan cinta sama gue kak .” Ujar Sivia sambil melingkarkan tangannya ke tangan Alvin . Alvin pun mengacak-acak poni Sivia .

” Ya udah , sekarang kita cari Rio sama Ify yuk !” Ajak Alvin . Sivia mengangguk dan tersenyum manis pada Alvin .

Sementara itu di kejauhan .

” Cewek brengsek ! Alvin cuman buat gue ! Dan akan selalu menjadi milik gue . Hanya gue yang berhak dicintai Alvin . Gue akan buat loe sengsara karena udah berani mencoba ngerebut Alvin dari gue !” Ujar seseorang .


TBC :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar