**********
"selamat pagi anak-anak." sapa pak Duta pada seluruh siswa-siswi. Mereka sekarang sedang berkumpul di lapangan sekolah .
"pagi pak." jawab mereka serempak .
"langsung saja , sebentar lagi kita akan mengadakan acara pentas sekolah. Dan bapak harap kalian semua bisa ikut berpatisipasi dalam acara ini." ujar pak Duta .
Hening !!
Murid-murid tak ada yang berbicara .
"acara pentas sekolah ini bapak serahkan sepenuhnya kepada Gabriel Stevent Damanik selaku ketua osis dan para anggota-anggotanya." serah pak Duta sambil melirik Iel .
"ya sudah , mungkin ini yang bisa bapak sampaikan . Sekarang kalian boleh kembali kekelas , dan kepada Gabriel . Bapak mau kamu ikut bapak keruang guru untuk membicarakan tentang pentas sekolah ini." ucap pak Duta lalu meninggalkan lapangan . Begitu pula para siswa-siswi . Ada yang pergi kekantin , kekelas , keperpus , dll .
"Guys , gue ketempat pak Duta dulu ya . Entar gue nyusul." pamit Iel pada teman-temannya .
*****
"waaahh , kayaknya pentas sekolah kali ini seru deh." seru Ify dengan semangat 45 . Ify , Shilla , Sivia , dan Agni sekarang berada dikelas mereka .
"biasa aja dong , Fy." Shilla menoyor kepala Ify .
"sakit Shilla......." Ify balik menoyor Shilla . Sedangkan Shilla hanya nyengir gaje .
"Gue pengen banget ikut tampil dalam acara ini , guys !" ucap Sivia .
"gue malah ogah banget." ucap Agni .
"misalnya nih , loe pada bisa ikutan tampil . Loe mau ikut tampil dalam acara apa ?" tanya Ify .
"gue pengen main musik." jawab Shilla .
"gue pengen main drama" jawab Sivia .
"gue pengen jadi petinju." jawab Agni yang membuat Ify , Shilla , dan Sivia melotot kearahnya .
"loh ? Kenapa ?" risih Agni .
"sarap loe !!" serempak Ify , Shilla , dan Sivia . Lalu meninggalkan Agni .
"gue ? Sarap ? Apaan sih .." Agni bingung .
"ee , tunggu !!" Agni mengejar sahabat-sahabatnya .
*****
"Io , perasaan dari tado loe makan Chitato mulu deh." tegur Alvin . Sekarang mereka berada ditaman belakang sekolah .
"emang kenapa ? Suka-suka gue." sahut Rio yang masih asyik dengan chitatonya .
"Cakka , ya ampun . Loe itu ganteng banget sih . Loe itu sempurna . Loe makhluk sempurna yang diciptakan Tuhan." puji Cakka pada dirinya sendiri didepan cermin .
"sarap." sahut Alvin dan mengambil rubiknya .
"edan." sahut Rio .
"loe sempurna banget. Nggak kayak sohib-sohib loe yang makhluk gagal . Atu putih tapi mata kagak ada , yang atunya malah item #just story# ." lanjut Cakka .
Pletak !!
Pletak !!
Jitakan mulus mendarat dikepala Cakka . Cakka hanya meringis .
"omongan loe selangit." ucap Rio .
"sorry dorry berry strawberry blueberry berry-berry ........"
"ngomong lagi gue mutilasi." ancam Alvin .
"ngeekk --' alvin mah gitu ." rengek Cakka manja .
"kantin aja yuk !! Laper." ajak Rio .
"yoaa.... Perut gue udaa konser dari tadi." ujar Cakka .
Mereka bertiga-pun menuju kekantin untuk mengisi perut mereka . Karena JB , MCR , dll sudah konser dari tadi .
*****
"Ya Tuhaaaaann..........." teriak Ify dan Rio .
"What ??" teriak Agni dan Cakka .
"Hah ??" teriak Alvin dan Sivia .
"Oh My God.........." teriak Shilla .
Sekarang mereka berada didepan mading . Mereka kaget dengan apa yang ditempel dimading .
"Daftar Nama Pemain dan Nama Acara"
1. Mario Stevano Aditya Haling :: Drama
2. Alyssa Saufika Umari :: Drama
3. Sivia Azizah :: Menyanyi
4. Alvin Jonathan Sindhunata :: Menyanyi
5. Agni Tri Nubuwati :: dance
6. Cakka Kawekas Nuraga :: dance
7. Ashilla Zahrantiara :: melukis
8. Gabriel Stevent Damanik :: melukis .
9 .......
Blaa ... Blaa ... Blaa ...
"Kaaaaaaaakk IIIIIEEEELLLLL......" teriak Ify , Shilla , Sivia , dan Agni .
"IIIIEEELLLL..............."teriak Alvin , Cakka , dan Rio lalu mencari Iel .
*****
Braaakk !!
Rio membuka pintu kamar asrama mereka dengan kuat . Dan terlihatlah Iel yang sedang duduk sambil membaca komik .
"Iiiiieeeellll............" Cakka , Rio , dan Alvin segera mendekati Iel dan menatap Iel lekat-lekat .
"kenapa?" tanya Iel dengan tampang watadosnya .
"enak banget ya loe ngebuat nama gue , mana main drama lagi." protes Rio .
"Kak Iieell....." teriak 4 orang cewek yang langsung masuk nyelonong kekamar Iel cs .
"Ee , cewek jadi-jadian . Ups , maksudnya Agni . Ngapain loe pada kesini?" tanya Cakka .
"kita mau protes sama kak Iel nih." jawab Agni .
"Protes apaan sih?" Iel masih tak mengerti .
"minggir." Ify menyuruh Rio minggir , ia lalu duduk didekat Iel dan menjewer telinga Iel .
"adaaaaawwww ,, sakit Fy ..." rintih Iel .
" Fy , kasian kakak loe , Fy." Sivia mengingatkan . Ify lalu melepaskan jewerannya .
"kenapa gue main drama ? Gue pengennya nyanyi aja . Kenapa kak ? Gue nggak mau sama kayak kak Rio." cerocos Ify sembari menunjuk kearah Rio .
"eh , loe kira gue sudi main drama bareng loe hah ?" sengit Rio .
"Eh , dasar item." ejek Ify .
"dari pada loe , maling gigi." balas Rio .
"item."
"maling gigi."
"item."
"maling gigi."
"item."
"maling gigi."
"iteeeeeem."
"maling gigiiii."
"jangan berantem disini , yok kita adu diluar!!" tantang Ify .
"ayok!! Siapa takut." jawab Rio .
RiFy pun keluar dan melanjutkan perang diantara mereka .
"Ngapain loe liat-liat?" tanya Agni pada Cakka yang sedang mengamati dirinya .
"iddiiiihhh ,, pede gila loe." ujar Cakka .
"alaaahh , bilang aja loe emang liatin gue." sengit Agni .
"Kepedean banget tu idup loe." sungut Cakka .
"ape loe?" tantang Agni .
"apa?" balas Cakka .
"sok cakep."
"cewek jadi-jadian."
"sok keren."
"setengah cewek setengah cowok."
"songong loe."
"edan loe."
"apa?" Agni melempar bantal kearah Cakka .
"ee , awas loe." Cakka membalasnya .
Akhirnya 2 orang yang tak pernah akur ini kembali berperang .
"Ribet banget idup Cakka ama Agni." seru Alvin .
"mending keluar yuk kak!" ajak Sivia .
"Iel , keluar aja yok . Capek gue disini." ajak Alvin .
"yoaaa...." ujar Iel lalu menggenggam tangan Shilla dan menariknya .
"eh......."
"jangan dilepas." ucap Iel pelan , namun tetap terdengar oleh Shilla .
*****
"ya Allah , badan gue pegel banget." rintih Agni . Ia sekarang rebahan diranjangnya .
"siapa suruh berantem mulu." sahut Sivia .
"loe kenapa , Fy ? Dari habis berantem ama kak Rio malah jadi pendiem gini." tegur Shilla pada Ify yang hanya diam saja .
"oh , nggak apa-apa kok ." jawab Ify .
"oh , yaudah . Gue tidur duluan guys . Met malem." ucap Sivia .
"gue juga pengen tidur , capek banget." lanjut Agni .
"gue jugaa....." ucap Shilla .
"night guys." seru Ify .
Ify teringat kejadian tadi siang dimana saat dia berantem dengan Rio .
-- Flash Back On --
"Dasar kak Rio jeleeeekk....." ejek Ify .
"Jelekan loe......" sahut Rio .
"gue cakep."
"gue tampan."
"najis."
"ape loe?"
Rio mengambil selang dan memutar knop #apaantuhnamanya--?# selang . Dan menyiram kearah Ify .
"Aaaww ,, kak Rio apaan sih . Aaaahhh.... Udaaaaaahhh........" teriak Ify . Ia kemudian juga mengambil selang dan menyiram kearah Rio . Mereka sekarang main siram-siraman . Karena tak sengaja , Ify kepleset dan jatuh kearah Rio hingga tubuhnya berada diatas Rio . Mata mereka saling bertemu .
"Cantik." gumam Rio . Ia membelai wajah Ify . Ify merasakan belaian lembut dari Rio .
"Kak............"
Belum sempat Ify melanjutkan kata-katanya . Rio sudah membumkam bibir Ify dengan bibirnya . Ify hanya diam merasakan sentuhan dari Rio . Cukup lama mereka melakukan itu .
"Sorry , Fy." Rio melepaskan ciumannya . Ify bangun dan membantu Rio bangun .
"I...i...iya kak...." sahut Ify gugup .
"eemmhh...... mending loe kekamar sana , dingin udaranya." suruh Rio . Ify mengangguk .
"gue duluan kak......" pamit Ify dan berlari kearah asrama .
-- Flash Back Off --
"Ya Tuhan , kenapa ? Apa ada yang salah dalam diri gue ?" tanya Ify . Ia kemudian memejamkan matanya pelan dan terlelap dalam mimpinya .
*****
"Loe sih Cak , pake berantem mulu." Iel sekarang sedang memijit Cakka .
"aaauu...pelan-pelan Iel...." rintih Cakka .
"udah tau Agni buas kayak singa , malah loe ajak berantem." ucap Alvin .
"Tau nih si Cakka."
"Rio mana?" tanya Cakka yang sedari tadi tak mendengar suara Rio .
"Rio katanya mau nyari angin dulu diluar." jawab Alvin .
"Oo......"
"gue tidur duluan , capek." Alvin naik keatas ranjangnya dan terlelap . Sementara Iel dan Cakka masih pijat memijat .
*****
"Dingin banget." Rio sekarang berada ditaman asrama .
"Ya Tuhan , gue tadi ngelakuin apaan sih ? Dosa nggak ya ? Nggak dong . Salah nggak ya ? Nggak dong." gumam Rio . Ia mengingat kejadian tadi siang .
"habisnya Ify cantik banget , malah ngegoda gue." lanjutnya .
"huuuaaaa..... Mamiii......." seru Rio . Ia mengacak-acak rambutnya dan masuk kedalam asrama .
*****
TBC :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar