* * * * * * * * * *
" Sivia....." seseorang berbisik ditelinga Sivia dengan lembut .
Mata Sivia masih asyik terpejam , tubuhnya juga masih terbuai hangatnya selimut .
" Sivia sayang , happy birthday...." lagi-lagi bisikan lembutnya kembali menggetarkan gendang telinga Sivia .
" Happy Birthday ?? Hari ini ultah gue yang ke 19 ?? Yaa ,, yang ke 19 . Tapi siapa yang mau susah payah buat kejutan kayak gini , bahkan sebelum gue buka mata gue ?" batin Sivia .
Begitu Sivia membuka matanya perlahan , ia melihat wajah Dayat yang berjarak kurang daru 20 cm dari wajahnya . Dengan sedikit perasaan ragu , Sivia menyentuk wajahnya untuk meyakinkan bahwa itu adalah Dayat , kekasihnya .
"Happy Birthday...."
"Emh... Thanks...."
Sivia masih bisa merasakan panasnya mukanya saat ini . Sebenarnya , ia malu .
Tiba-tiba wajah Dayat semakin mendekat kearah Sivia . Sangat dekat , hinggak kening Sivia bersentuhan dengan kening Dayat . Matanya menatap tajam kedalam mata Sivia . Dayat semakin dekat , hingga hidung mereka bersentuhan satu sama lain . Sivia hanya bisa menelan ludah .
"I'll give something special to you..."
" something special ??" batin Sivia .
Selagi memikirkan something special dari Dayat , Dayat memejamkan matanya dengan perlahan . Bibirnya bergerak mendekat kearah bibir Sivia .
" My First Kiss !!" batin Sivia .
5 cm lagi ,, 4 ,, 3 ,, 2,5 ......
Sedari lahir , Sivia belum pernah merasakan nikmatnya First Kiss . Saat ini , didepannya adalah Dayat , cowok yang sudah mencuri hatinya dan dia akan memberikan First Kiss diulang tahunnya yang ke-19 .
Spontan saja , Sivia ikut memejamkan kedua matanya . Jantungnya berdegup sangat kencang . Hanya tinggal 1 cm lagi ..
SLURP....SLURP....SLURP....
Sivia memang tak pernah mengetahui atau membayangkan bagaimana rasanya ciuman , tapi yang ia rasakan benar-benar aneh . Bukannya ciuman bibir itu hanya bibir saja yang bersentuhan , tapi kenapa seluruh wajah Sivia terasa basah dan berair ?
SLURP...SLURP...SLURP...
Sivia mencoba membuka matanya sedikit demi sedikit , ingin mengintip apa yang sedang terjadi diluar sana .
"What ?? Kenapa Dayat bisa jadi Bingo ??" Gumam Sivia heran ..
SLURP.....SLURP.....SLURP.....
Ternyata semua itu hanya mimpi !! Tidak ada Dayat . Tidak ada bisikan lembut . Tidak ada senyuman manis . Tidak ada first kiss . Hanya ada Sivia dan Bingo yang sedang sibuk menjilat-jilat muka Sivia .
SLURP...SLURP...SLURP...
"Aaaaaaarrrrgggghhh.......!! Bingoooo ,, turuuuunnn !!!!" pekik Sivia .
Bingo sama sekali tak menghiraukannya . Tangan kanan Sivia menjauhkan Bingo dari mukanya dan tangan kirinya mengelap air liur Bingo dari wajahnya .
GDUBRAK !!
"aduuuuhh....." rintih Sivia .
Ia dan Bingo sama-sama terjungkal kebawah . Tulang punggung Sivia terhantam lantai dengan suara yang cukup keras dan Bingo berada diatas Sivia .
Sivia memperhatikan dengan seksama , ada sesuatu yang cukup janggal pada penampilan Bingo . Tercium wangi aroma apel pada tubuh Bingo . Di telinga kanan dan kirinya ada pita berwarna merah , serta dilehernya tergantung sebuah kalung . Di kalung itu ada tertulis sesuatu .
" Hap-py-birth-day. HAPPY BIRTHDAY!!"
Pasti ini kerjaan seseorang yang ada dirumah ini . Ini pasti ulah salah seorang dari kakak kembarnya .
Sivia mencoba berdiri dan ...
"aooww....." punggung Sivia masih terasa sakit .
Sebetulnya kejadian konyol semacam ini hampir selalu terjadi setiap tahun . Masih segar diingatannya , ketika ulang tahunnya yang ke-17 , mereka membangunkan Sivia pagikpagi dan mengatakan bahwa guru wali kelasnya datang berkunjun untuk memberitahu bahwa ditemukannya kecurangan dalam kertas ujiannya . Tentu semua itu hanya bohong belaka .
Beberapa tahun sebelumnya , mereka mengadakan "sandiwara" pura-pura melupakan hari ulang tahunnya . Bukan hanya itu saja , bahkan Iel menuduhnya merusak laptopnya karena malam sebelumnya Sivia sempat meminjam laptop itu .
Sebelumnya mereka juga pernah memasukkan 3 ekor ikan lele yang berukuran jumbo dan sejumlah belut kedalam bak mandi Sivia . Sivia hanya bisa teriak-teriak histeris .
Meskipun ide kreatif mereka bisa dibilang keterlaluan , tetapi mereka selalu berhasil untuk mencetakan kenangan-kenangan unik di setiap hari ulang tahun Sivia .
* * * * *
" kakak !"
Sudah kesekian kalinya Sivia berteriak memanggil kakak-kakaknya , namun tak ada juga tanda-tanda keberadaan mereka .
" kak Iel , kak Rio , kak Cakka ."
Sivia mencoba mencaro dikamar Iel . Begitu pintunya dibuka , Sivia hanya menemukan perabot dan barang-barang Iel yang tertata rapi . Tempat tidur pun juga sudah diringkas . Tidak ada baju ataupun buku-buku yang berserakan . Iel memang cowok beraliran simple dan anti jorok .
Sivia tidak menemukan siapapun dikamar Iel . Kamar mandi-pun sudah diperiksa . Sivia mencoba mencari dikamar Rio yang letaknya disebelah kamar Iel . Berbeda dengan kamar Iel , kamar Rio super acak-acakan . Banyak barang berserakan dimana-mana . Dinding kamar putih bersih ini ditempeli dengan koleksi poster berukuran A3 , mulai dari pemain basket sampai film kartun . Kadang kamar Rio dibersihkan oleh mama , bude Surti , atau Ify .
Dengan langkah gontao dan setengah putus asa , Sivia berjalan kekamar Cakka . Kamar ini letaknya disebrang kamar Rio .
Cklek !!
Sivia mencoba membuka pintu kamar Cakka . Namun pintu itu terkunci .
Sivia sudah benar-benar kehilangan kesabarannya . Ia tidak tahu harus mencari kakak bertiga (sebutan Sivia bagi sikembar 3) . Ia lelah . Sivia berjalan gontay kearah dapur . Mungkin mereka ada disana .
Sewaktu SMP , mereka pernah memberi Sivia kejutan special breakfast . Waktu itu kakak bertiga bersusah payah mendekorasi ruang makan dengan warna dan pernak-pernih kesukaan Sivia . Cakka juga membuat beberapa masakan yang enak .
"ketemu !"
Sivia berharap menemukan mereka bertiga dalam keadaan yang kacau . Namun lagi-lagi yang diharapkannya gagal . Tidak ada siapa-siapa di dapur . Dapur terlihat bersih dan rapi .
" kakak jahat !" teriak Sivia kesal .
Kali ini ia benar-benar marah dan hendak kembali kekamar untuk melanjutkan mimpinya .
Tinggal 2 meter menuju kamarnya , tiba-tiba Sivia mendengar sesuatu.
Happy Birthday Via ..
Happy Birthday Via ..
Happy Birthday ..
Happy Birthday ..
Happy Birthday ,, Viiiaa ..
Aku melihat kak Iel , kak Rio , dan kak Cakka membawa kue tart besar dengan lilin berangka 1 dan 9 diatasnya . Ada juga mama , papa , Shilla , Ify , Agni , bude Surti , dan juga Bingo .
" Make a wish dulu...." ujar kak Ify .
Sivia menutup matanya dan mengucapkan permohonannya .
"Semoga akan selalu ada kebahagiaan didalam situasi sesulit apapun." batin Sivia .
"tiup lilinya .." ujar kak Cakka .
Sivia menutup lilinnya dan bercanda bersama orang-orang tercintanya .
TBC :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar