********
"Makanan siaaaapp......." seru Agni sambil membawa beberapa menu hidangan untuk disantap oleh Cakka cs .
"Agni ?" kaget Iel .
"kak Iel?" Agni tak kalah kaget .
"loe kenal sama dia , Iel?" tanya Rio .
Pletak !!
Lagi-lagi tangan Iel dengan seenaknya menjitak kepala orang , dan kali ini orang itu adalah Cakka .
"Tadi si Ify , adek gue yang dikerjain Rio sableng ini . Sekarang ? Si Agni , sepupu gue yang dikerjain ama Cakka." ujar Iel .
"Hhahaaa,,, kasian amat." tawa Alvin .
"Udah'ah , yang penting makan." ujar Cakka yang sekarang memandang makanan yang ada dihadapannya dengan amat sangat nafsu . Sedangkan Agni tersenyum licik .
Iel yang melihat senyuman Agni langsung mengambil HP-nya dan mengetik sms untuk teman-temannya .
To ::
-Mr. Chitato
-Kodok
Eh , mending kagak usah makan deh . Liat noh senyuman Agni , licik banget . Kayaknya dia punya rencana . Mending balik . Biarin aja si anak ilang yang makan --'
SEND !!
Rio yang sudah mau memakan makanannya langsung menghentikan kegiatannya dan mengambil hpnya . Begitu pula Alvin . Setelah itu mereka menatap Iel dan membalas sms Iel .
From :: Mr. Chitato
Oklayy , biarin ni anak !! Mending makan masakannya Lintar !!
From :: Kodok
Sebodo tuing . Okee
"Eh , Ka . Gue , Rio , ama Alvin pergi dulu ya. Ada urusan." pamit Iel pada Cakka yang sedang melahap makanannya .
"Yoi." jawab Cakka singkat .
"Ni , permisi." pamit Rio lalu ngacir bersama Iel dan Alvin .
"kak Iel kayaknya tau rencana gue , mending gue kabur aja deh." batin Agni .
"kak Cakka , gue duluan ya ke Asrama . Soalnya mau ngerjain tugas." ujar Agni berbohong .
"Ya , sekarang terserah loe mau kemana." jawab Cakka .
"daaaaahh......."
Setelah Agni pergi , sekitar 5 menit kemudian makanan yang ada dihadapan Cakka sudah habis .
"aaahh.....legaaa......."
Tapi.........
"breeett,,,broooott....." suara kentut Cakka --'
"kenapa perut gue sakit ya?" ujar Cakka sambil memegang perutnya .
"Hhuuaaaaaaaa ,, nggak tahaaaaaaann........" Cakka langsung mencari toilet terdekat .
*****
Hari ini adalah hari pertama bagi Ify , Sivia , Agni , dan Shilla masuk di SIB . Mereka terlihat sangat cantik dengan baju putih dan rok pendek bermotif kotak-kotak belang coklat .
*****
"Huuaaaa....... Akhirnya sampai juga dikelas." seru Sivia .
"loe duduk sama siapa , Vi ?" tanya Agni .
"sama siapa aja boleee...." jawab Sivia .
"loe duduk sama Agni aja Vi , soalnya gue duduk sama Shilla." ujar Ify . Sivia mengangguk . Agni-pun duduk didekat Sivia .
"selamat pagi anak-anak......" sapa pak Duta masuk kelas mereka .
"pagi pak......" jawab semuanya serempak .
"sebelum kita memulai pelajaran , kita perkenalan dahulu . Kenalkan , nama saya pak Duta . Guru Fisika dan akan menjadi wali kelas kalian dikelas X-1 ini." pak Duta memperkenalkan dirinya . Dan mulailah pelajaran seperti biasa .
*****
"apabila x dikali y , maka hasilnya ......................"
Hari ini kelas XI IPA-2 tepatnya kelas Rio dkk sedang belajar tentang matematika . Salah satu pelajaran yang sangat tidak disukai oleh sebagian para siswa-siswi SIB . Begitu pula dengan 4 sekawan .
Alvin sedang tertidur , dengan buku sebagai penutupnya .
Cakka sedang bercermin dan menyisir-nyisir rambutnya . Mencoba merubah penampilannya .
Iel sedang memainkan rubiknya .
Rio sedang OL twitt ..
Ee , si @9AlvinosztaCR7 ngorok --'
SHARE !!
Rio mengupdate twittnya , dan langsung dibalas oleh Iel .
@stevonly hah ? Masa? Ileran nggak , Io --' RT @riostevadit: Ee , si @9AlvinosztaCR7 ngorok --'
@cakkaNRG Si @stevonly sama @riostevadit lagi ngegosipin @9AlvinosztaCR7
@9AlvinosztaCR7 sialan loe , Io . Ngebuka aib loe :@ RT @riostevadit: Ee , si @9AlvinosztaCR7 ngorok --'
@stevonly ikut nimbrung aja loe dua kunyuk @cakkaNRG & @9AlvinosztaCR7
@riostevadit bener yel :p RT @stevonly: ikut nimbrung aja loe dua kunyuk @cakkaNRG & @9AlvinosztaCR7
@9Alvinoszta Ee , si @cakkaNRG ngupil :p
@AngelicaaMP hey @9AlvinosztaCR7 @riostevadit @stevonly @cakkaNRG jangan nyampah di TL gue --' liat aja noh pelajaran !!
Daaaaaaaaaannnnnn......
Begitulah ..
Selama pelajaran mereka hanya sibuk dengan twitt mereka --'
*****
Lekuk indah hadirkan pesona .
Kemuliaan bagi yang memandang .
Setiamu simbol keanggunan khas perawan .
Yang....kau miliki .
Akulah pengagum ragamu .
Tak ingin kumenyakitimu .
Lindungi dari sengat dunia yang mengancam .
Nodai ,, sucinya lahirmu .
Chorus :
Karena wanita ingin dimengerti .
Lewat tutur lembut dan laku agung .
Karena wanita ingin dimengerti .
Manjakan dia .
Dengan kasih sayang .
Ingin kuajak engkau menari .
Bermandi hangat cahaya bulan .
Sebagai tanda kebahagiaan .
Bagi semesta cinta kita .
Back to :: Chorus
Alvin bernyanyi dengan penuh penghayatan , hingga tak sadar ada seseorang yang mengintipnya , dia adalah Sivia .
Sivia kemudian mendekati Alvin dan duduk didekat Alvin dan ikut memainkan jari-jari mungilnya untuk menekan tuts piano . Alvin kaget dan menatap Sivia , namun Sivia hanya tersenyum manis .
(Sivia)
Ketika dirimu dilanda asrama .
Kau lakukan hal gila .
Yang tak bisa dijelaskan dengan kata .
(Alvin)
Seperti diriku .
Yang tak pernah bisa hentikan segala .
Cintaku padamu meskipun ku tahu .
Buahkan luka .
Aku tak perduli .
(AlVia)
Sesungguhnya semua cintaku .
Tulus kupersembahkan untukmu .
Hingga saat ajal menjemputku .
Tak pernah kuberharap darimu .
Tuk membalas semua cintaku .
Biarlah menghiasi mimpiku tuk selamanya .
(Alvin)
Rasanya tak adil bila .
Kuharus berhenti mencintai kamu .
Karena cintaku tulus apa adanya .
(Sivia)
Dan saat .
Diriku mencoba untuk menata .
Hatiku lagi .
Lupakan dirimu sungguh terasa menyiksa .
Kutak berdaya .
Aku tak perduli .
(AlVia)
Sesungguhnya semua cintaku .
Tulus kupersembahkan untukmu .
Hingga saat ajal menjemputku .
Tak pernah kuberharap darimu .
Tuk membalas semua cintaku .
Biarlah menghiasi mimpiku tuk selamanya .
"suara loe bagus juga." puji Alvin .
"Iya dong." jawab Sivia bangga .
Alvin terdiam dan menatap kedepan dengan tatapan kosong .
"kakak kenapa ? Kakak nggak apa-apa kan ?" tanya Sivia khawatir . Alvin memandang Sivia dan memegang wajah Sivia .
"loe mirip dia." ucap Alvin .
Alvin mendekatkan wajahnya pada Sivia dan sedikit memiringkan kepalanya . Sivia gugup , ia hanya bisa menutup matanya dan merasakan sentuhan lembut dibibirnya yang baru kali ini ia rasakan .
"kak , udah...." Sivia mendorong pelan tubuh Alvin dan Alvin melepaskan ciumannya .
"ma,,maafin gue." ucap Alvin . Sivia tersenyum manis dan mengangguk .
"nggak apa-apa kok , kak." ujar Sivia .
"aku duluan ya kak ," pamit Sivia dan keluar dari ruangan musik itu .
"aaaaarrgghh ,, kenapa dia harus mirip kayak loe ? Apa gue bisa ngelupain loe ? Apa gue mulai jatuh cinta sama dia ? Dia mirip banget sama loe , mirip banget !! " ucap Alvin .
"bibir gue......." batin Sivia ditengah jalan .
*****
" kak......." sapa Shilla pada Iel . Sekarang mereka berada di bawah pohon dimana kemaren Alvin mengerjai Sivia .
"akhirnya loe datang juga." ucap Iel senang .
"kenapa kak?" tanya Shilla . Ia duduk didekat Iel .
"nggak apa-apa , gue ngantuk ." ujar Iel .
"terus ?"
"gue pengen tidur........"
"disini." Iel merebahkan tubuhnya . Kepalanya ia taruh diatas pangkuan Shilla .
"kak.........."
"pliss , gue ngantuk banget." Iel-pun memejamkan matanya .
"Kak Iel , loe ganteng juga ya." ucap Shilla sambil mengelus rambut Iel . Shilla kemudian mengecup kening Iel .
"selamat tidur kak." bisik Shilla . Ia lalu menyandarkan tubuhnya dipohon besar yang ada dibelakangnya .
Melihat Shilla juga tertidur , Iel tersenyum senang . Ia sebenarnya belum tidur , makanya ia bisa mendengar ucapan Shilla dan kecupan lembut Shilla .
"kayaknya gue emang jatuh cinta sama loe." batin Iel .
*****
"Mana bukunya ya......" Ify sekarang sedang berada diperpustakaan , ia mencari novel untuk dipinjam dan dibawa pulang ke Asrama .
"Aahaaaa,,,,, itu diaaa....." Ify menunjuk sebuah novel yang ada dibarisan paling atas .
"Tangga manaaa....." lanjutnya . Ify mencari sekeliling dan melihat tangga dipojok . Ia mengambilnya dan mencoba menaikinya .
"Yyeeaaaayyy ,, dapeett..." Ify terlihat senang . Namun akibatnya , tangga oleng .
Daaaaaaaaaan...........
"aaaaaaaaa................" teriak Ify .
Hap !!
Ify merasa badannya seperti tertahan . Ify membuka perlahan matanya dan melihat sosok pria tampan .
"kak Rio , ganteng banget....." batin Ify . Ify tersenyum manis .
"Fy , loe cantik." batin Rio dan juga sennyum-senyum gaje .
"jangan pacaran disini!" tegur penjaga perpus . Rio segera menurunkan Ify . Mereka berdua jadi salting sendiri .
"Eemm , makasih kak." ucap Ify malu-malu .
"Iya , sama-sama . Untung ada gue." jawab Rio .
"gue duluan ya , Fy. Lain kali hati-hati." Rio mengacak-acak rambut Ify dan meninggalkan Ify .
"kyaaaaaa...... Seneeeeeenngg........" batin Ify .
*****
"Aaaaaaaggnniiiiiiiiiiii.........." teriak Cakka saat melihat Agni , Agni menoleh kebelakang dan langsung ngacir .
"tunggu...." teriak Cakka sembari mengejar Agni .
Agni berlari dan masuk kedalam toilet umum , lalu mengambil ember isi air dan menyiramnya ke Cakka .
Namun sungguh sayang , yang disiram adalah Pak Joe . Guru killer .
"Aaaaggniii..........." geram pak Joe .
"Hhahaahaaaa , pak Joe lucu." ejek Cakka . Pak Joe menatap Cakka dan menjewer telinga Cakka dan Agni .
"Kalian berdua , cepat kelapangan dan hormat di bendera . Jangan berhenti sampai saya suruh." perintah pak Joe .
"tapi pak......"
"nggak ada tapi-tapian . CEPAT !!"
Agni dan Cakka langsung pergi kelapangan dan hormat dibendera .
"Gara-gara loe nih." omel Agni .
"kok gue ? Kalau loe kemaren nggak ngerjain gue , ini nggak bakalan terjadi." protes Cakka .
"suka-suka loe deh." Agni kembali menatap benderap . Sedangkan Cakka menatap Agni sambil nyengir .
"kenapa loe liatin gue gitu ?" tanya Agni risih .
"loe cantik , Ag." ujar Cakka tanpa basa-basi . Wajah Agni jadi merah merona .
"apaan sih..." Agni memukul pelan bahu Cakka .
Keduanya akhirnya bercanda bersama , tanpa menghiraukan hukuman yang diberi pak Joe .
TBC :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar